Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2014

Rain Ezra

"hei, melamun lagi ya?", Aku menoleh, ia tiba-tiba saja sudah ada disini, dengan payung biru di tangan kanan dan papan sketsa di tangan kiri. Ia tersenyum, senyum hangat yang membuatku tak lagi merasa kedinginan.  " kamu.. sedang apa? "  "Hujan membuatku terinspirasi.."  "oh, aku kira.." Aku kembali menatap tetesan hujan yang membentuk lingkaran di kubangan air di depan halte bus mungil itu. " kamu kira apa?"  " kamu datang karena aku disini.."  " haha... Jangan melankolis begitu Arin, ekspresimu membuatku mual" Ia tertawa. Tanpa beban, tanpa tahu bahwa selama ini, lekuk indah di wajahnya yang membentang tawa itu telah menawanku, memenjarakan segenap rindu di hatiku. 

Hujan dan Sebait Kenangan

Bagi kebanyakan orang Indonesia, hujan memiliki sekian banyak makna. Bagi petani padi, hujan adalah anugrah yang dapat membuat dapur mereka tetap menyala. Bagi Petani tambak, hujan memberi harapan berlimpahnya ikan. Bagi pedagang, hujan mendatangkan barang-barang baru untuk diperjualbelikan. Lalu bagi mereka yang masih melajang, hujan seperti pengirim pesan tentang kesepian di malam-malam yang hanya menyisakan kesendirian :).