Reyna masih terpaku pada katalog produk fashion terbaru yang akan diluncurkan oleh perusahaannya besok pagi. Katalog itu akan diluncurkan bersamaan dengan pembukaan outlet baru mereka yang berlabel THE NEXT, di salah satu kawasan perbelanjaan modern di Bekasi. Perempuan yang masih lajang di umurnya yang sudah memasuki pertengahan kepala tiga itu tidak benar-benar mencermati katalog di depannya. Ia hanya membolak-baliknya dengan fikiran kosong. Pertemuan tiba-tiba dengan Alvin sore kemarin, membuatnya kehilangan konsentrasi. Lelaki yang ia kira, sudah ia lupakan ternyata masih saja memiliki jejak yang tertinggal di hatinya. Mungkin, lelaki itulah jawaban dari semua keraguannya pada pria-pria yang silih berganti datang mendekatinya. Mungkin, cinta masa lalu yang ia anggap sudah tidak ada itulah yang selama ini menjadi pemberat langkahnya untuk melengkapi separuh agama. Reyna menghela nafas panjang, ia...
Inspirer, L'amour, et Travailler