Langsung ke konten utama

Postingan

Kemenangan

untuk siapa? seseorang yang dari rahimnya aku dilahirkan siapa lagi? seseorang, yang tanpa gentar membantuku berjuang lalu? mereka. yang artinya terlalu susah untuk aku deskripsikan aku mencintaimu mencintai kalian #Alhamdulillah "maka nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan?"

Seberapa Pantas - SHEILA On7

Seberapa pantaskah kau untuk ku tunggu, Cukup indahkah dirimu untuk selalu ku nantikan Mampukan kau hadir dalam setiap mimpi burukku Mampukah kita bertahan di saat kita jauh.. Seberapa hebat kau 'tuk ku banggakan, Cukup tangguhkah dirimu untuk selalu ku andalkan, ohhh... Mampukan kau bertahan dengan hidupku yang malang, ohh.. Sanggupkah kau menyakinkan di saat aku bimbang.. CHORUS: Celakanya... Hanya kaulah yang benar-benar aku tunggu, Hanya kaulah yang benar-benar memahamiku, Kau pergi dan hilang ke mana pun kau suka Celakanya... Hanya kaulah yang pantas untuk kubanggakan, Hanya kaulah yang sanggup untuk aku andalkan, Di antara pedih aku slalu menantimu.. Seberapa hebat kau 'tuk kubanggakan, Cukup tangguhkah dirimu untuk selalu ku andalkan..ohh... Mampukah kau bertahan dengan hidup ku yang malang oh... Sanggupkah kau menyakinkan di saat aku bimbang.. BRIDGE: Mungkin kini kau t'lah menghilang tanpa jejak, Mengubur semua indah kenangan, Tapi aku slalu menunggumu di sini, Bi...

LARAS

laras meringis digoda awan mendung menyembul jinak di kejauhan matahari melayu, melirik malu-malu ada detik di kepingan batu jembatan rangka kehidupan membentuk pola besi mengular berbalut sarung kerambu laras berlari menerjang buih marapuh condong adalah isyarat laras bergumam bumi tidaklah bulat hanya membulat kaki melangkah dekap maklumat anjing-anjing cebol berkhianat ada gerigi besi di pohon roboh akar tumbang jeritan pasir bengawan alunan seringai sungai pelak berdebam meningkahi alur sumbing di bibir bekas guratan laras bersendawa dengan hujan dan laras memelas umur habis tumpas merapas tergulir keringat di dahi tanpa nafas. air surut, di ketiak sungai yang kurus lebur menjelma tulang laras menghujam sunyi kelam berkubur diri di syahdu malam tanpa alang-alang sendirian, memeluk pepatih luka di sambit amarah

Monolog Perpisahan

dia akan pergi. tanggal 7 april 2012 siapa?  belahan dari diriku. Aku sudah melihatnya sejak aku pertama kali lahir di dunia. dan sejak saat itu aku mengenalnya sebagai saudara-kakak-sahabat-musuh. di rumah sederhana dengan perabot seadanya, disanalah kami, aku dan dia menjalani masa kanak-kanak hingga remaja. di sebuah kamar yang tidak terlalu lebar, kami berbagi tempat untuk menyandarkan kelelahan, di halaman sempit di depan rumah, kami bercengkrama dengan irama angin yang indah. Aku tidak pernah dengan sadar untuk belajar mencintainya, tapi waktu dan keadaan mewajibkanku untuk tidak melupakan setiap detik kebersamaanku dengannya. iya, dia, yang paras cantiknya selalu membuat semua mata menatapnya. dia yang selalu meneguhkanku, meyakinkanku bahwa warna kulit gelapku ini membuatku tampak jauh lebih mengagumkan dari wajahnya yang seputih cahaya. Di mata ibu, dan saudaraku yang lain, dia adalah sosok gadis pemberontak, si pemberontak yang cantik, suaranya juga ...

Semester Empat

kehidupan saya di  Semester ini sangat menyedihkan. tugas-tugas menumpuk dan kuliah menjadi sebuah tekanan yang menakutkan. Berjalan menuju ruang kuliah selalu saja seperti dikejar-kejar waktu, hari ini ngumpulkan tugas untuk menerima tugas yang baru, besok materi dan dua hari kemudian kuis. benar-benar semester yang melelahkan.  Durasi waktu kuliah face to face yang dipadatkan merupakan penyebab utama segala hal terasa berjalan terlalu cepat, apalagi ditambah dengan beberapa mata kuliah yang diajar oleh seorang stranger  yang mengajar menggunakan bahasa perancis, itu adalah cobaan yang berat bagi saya (dan mungkin sebagian besar mahasiswa di kelas saya-yang seperti saya), mendengarkan secara seksama selama bermenit-menit dan tidak ada satupun kalimat yang bisa saya mengerti. Jadi sepertinya, hidup berfoya-foya dengan waktu, di semester ini adalah sangat musykil untuk dilakukan. setiap hari adalah hari yang sibuk dan menyibukkan, setiap minggu memiliki beban tanggu...

MARYLIN

Ce soir, Maryline a été accompagnée par Boris Après ils ont fait le tache de group chez Lucie. Actuellement son petit copain, Arnold a vu eux. Il a senti jaloux. Alors, Maryline a essayé pour expliquer qu’elle n’a pas relation avec Boris. Il est juste un ami, mais Arnold n’a pas cru. Il n’a plus voulu téléphoner, envoyer un message, ou parler à Maryline. Maryline a senti triste, confus, et frustration. Elle a voulu beaucoup partir loin et abandonner se problème mais elle a pu pas. Depuis cet ‘incident Maryline n’a pas voulu manger, aller au campus et voir tous le monde, elle est juste restée dans sa chambre. Elle a pensé  Arnold  tout le jour. Elle a senti aussi mélancolique, elle a pu pleurer quand elle écoutait les chansons de l’amour ou quand il pleut parce-que Maryline a eu beaucoup de mémoires avec Arnold sur la pluie. Après la semaine, Lucie est venue à chez Maryline, elle a essayé pour   lui amuser...